Kamis, 06 Desember 2018

Pusaran yang Memanas

Tahun ini hampir tutup,

Tak terasa juga aku berada di tempat ini hampir satu tahun. Iya, di tempat ini tepatnya. Kota yang baru dengan segala hal yang ada.

Tentang pusaran. Sesuatu yang memang layaknya puting beliung yang membahayakan, menarik perhatian, dan membahayakan. Pusaran itu kini kian memanas, karena apa? Karena seperti aku bermain dengan puting beliung itu.

Menggelitik seperti kupu-kupu yang ada di dada anak kecil yang sedang mengenal virus merah muda.

Entah apa yang terjadi, hanya saja aku teerpaut pada pusaran itu. Meskipun banyak yang berteriak dan bersimpati tapi aku seperti tenggelam, menyelam, pun menikmati semuanya. Pusaran itu semakin kuat dan aku semakin tertarik didalamnya.

Apa ini efek dari apa yang terjadi selama ini? Karena sakit atau apapun itu aku alami hingga pusaran yang bak puting beliung itu sama sekali tak menakutkan bagiku.

Pusaran itu kian memanas, tapi aku sama sekali tak merasakan. Hanya seperti benih yang sedang tumbuh dan terpapar sinar matahari. Begitu girang, sehat, dan sangat subur. Iya, seperti itu. Semakin panas pusaran itu, aku justru semakin semangat dengan pusaran itu.

Tahun ini hampir tutup, dan Tahun yang baru akan buka.
Apa yang akan terjadi selanjutnya? Apa yang akan aku terima kerana bermain dengan pusaran yang memanas.
 Apakah aku akan mendapatkan hasil yang membahagiakan dari semua ini? Harapan aku iya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

terimakasih

 apa yang dibanggakan dari orang pesakitan yg selalu mengemis kebahagiaan dari orang lain yang selalu mengkambinghitamkan orang lain atas ke...