aku harap ini benar-benar menjadi pernyataanku yang terakhir. aku sudah lelah meskipun hanya mengatakan kata 'menyerah'. aku sadar, betapa bodohnya perbuatan yang telah aku lakukan selama ini. cukup sampai disini kau buat aku mengutuk apa yang telah aku perbuat. tujuanku hanya ingin menjadi teman yang baik, yang bisa dengan menyenangkan berbagi kisah hidup yang saling menyemangati. tapi, aku salah. kau tidak lebih hanya seorang yang naif, dan sok. kau tak butuh teman. atau kau tak menerimaku sebagai teman. kenapa kau tidak mengatakn hal itu sejak dulu? sejak aku mulai hadir untuk menyapamu. semua yang sulit dan susah bagiku membuatku benar-benar ingin menyerah. aku menyerah, sungguh ingin menyerah. menyerah menjadi orang yang selalu tertawa, menjadi orang yang membuat lelucon tapi justru menangis sendiri. menyerah menjadi orang yang baik, yang percaya dengan orang karena sifat manis dan baik tapi ternyata ia tak lebih seperti srigala. menyerah menjadi orang yang ramah, yang ingin membuktikan tidak salah jika kita saling bercerita dengan kawan, saling berbagi cerita, motivasi tapi malah dicampakan juga dihina secara tersirat.
aku tahu, semua ini justru membuatku terlihat sangat menyedihkan bagimu. tapi aku tak peduli. aku ingin kau (jika kau membaca ini) tahu. aku yakin kau pasti merasa semua ini biasa saja, tapi tidak bagiku. aku bersyukur diberi sebuah hati yang bisa merasakan indahnya hidup dengan segala manis pahitnya dan mengungkapkanya paling tidak dengan sebuah keluhan atau rengekan manja. aku ingin menunjukkan betapa aku kecewa padanya juga padamu.
-kali ini aku sungguh ingin menyerah-
#fiksi
aku tahu, semua ini justru membuatku terlihat sangat menyedihkan bagimu. tapi aku tak peduli. aku ingin kau (jika kau membaca ini) tahu. aku yakin kau pasti merasa semua ini biasa saja, tapi tidak bagiku. aku bersyukur diberi sebuah hati yang bisa merasakan indahnya hidup dengan segala manis pahitnya dan mengungkapkanya paling tidak dengan sebuah keluhan atau rengekan manja. aku ingin menunjukkan betapa aku kecewa padanya juga padamu.
-kali ini aku sungguh ingin menyerah-
#fiksi