Jumat, 25 April 2014

the last

aku harap ini benar-benar menjadi pernyataanku yang terakhir. aku sudah lelah meskipun hanya mengatakan kata 'menyerah'. aku sadar, betapa bodohnya perbuatan yang telah aku lakukan selama ini. cukup sampai disini kau buat aku mengutuk apa yang telah aku perbuat. tujuanku hanya ingin menjadi teman yang baik, yang bisa dengan menyenangkan berbagi kisah hidup yang saling menyemangati. tapi, aku salah. kau tidak lebih hanya seorang yang naif, dan sok. kau tak butuh teman. atau kau tak menerimaku sebagai teman. kenapa kau tidak mengatakn hal itu sejak dulu? sejak aku mulai hadir untuk menyapamu. semua yang sulit dan susah bagiku membuatku benar-benar ingin menyerah. aku menyerah, sungguh ingin menyerah. menyerah menjadi orang yang selalu tertawa, menjadi orang yang membuat lelucon tapi justru menangis sendiri. menyerah menjadi orang yang baik, yang percaya dengan orang karena sifat manis dan baik tapi ternyata ia tak lebih seperti srigala. menyerah menjadi orang yang ramah, yang ingin membuktikan tidak salah jika kita saling bercerita dengan kawan, saling berbagi cerita, motivasi tapi malah dicampakan juga dihina secara tersirat.
aku tahu, semua ini justru membuatku terlihat sangat menyedihkan bagimu. tapi aku tak peduli. aku ingin kau (jika kau membaca ini) tahu. aku yakin kau pasti merasa semua ini biasa saja, tapi tidak bagiku. aku bersyukur diberi sebuah hati yang bisa merasakan indahnya hidup dengan segala manis pahitnya dan mengungkapkanya paling tidak dengan sebuah keluhan atau rengekan manja. aku ingin menunjukkan betapa aku kecewa padanya juga padamu.
-kali ini aku sungguh ingin menyerah-
#fiksi

Rabu, 16 April 2014

f**k you

damn, baru kali ini kecewa sama orang sampai saking marahnya. fix, sudah nggak tahu lagi mau gimana nanggepinnya. kayaknya nggak nafsu lagi buat ketemu, ops jangankan ketemu males-males dah nyapa atau senyum. f**k banget buat kalian!!!

Jumat, 28 Maret 2014

gagal kabur

siang yang panas, musti keluar buat ikut kelas tambahan yang amat miris nasibnya. lesehan di belakang gedung olahraga dengan kondisi lantai jauh dari kata layak. tapi tetep asik karena ada bayaran dari segala kesengsaraan tadi, apa lagi kalau bukan pemandangan yang tak terduga. h.m.m.mmm
well, naluri petualang lagi naik mencapai 500% menjadikan kelas tambahan berjalan alot dan tidak ada ilmu yang dapt menembus ke dalam otak. ditambah dengan sms-an penuh dengan rencana buat melancong dari bogor. kali ini aku namai dengan kata "kabur".
well, dapet ide buat main ke ancol. dapet dukungan karena ada teman yang mau, tapi keputusan terakhir tidak jadi. well, ga masalah. aku butuh teman yang berani, bukan! maksud saya teman yang nekad. tapi sore ini aku tidak menemukan teman yang tadi itu (satu pikiran atau satu apapunlah itu). yang yes and lets go....
mungkin memang butuh pemikiran, tapi sepertinya berbeda sedikit denganku. pada akhirnya teman kedua yang aku ajakin buat kabur pun tak ada kabar sama sekali. well, aku putuskan sebelum ada jawaban karrena aku yakin dia kesulitan dalam mengambil keputusan.
aku yakin aku ini sering nekad, tapi aku tidak pernah menyesal dengan kenekadanku. justru aku senang dengan sikapku itu,.. be spirit. make my world funny

Rabu, 26 Maret 2014

jodoh

kalau sudah berkumpul dengan teman tak ada topik lain sepertinya selain kata yang satu ini. atau tak ada kata yang memang membuat penasaran, behagia, sedih, atau deg-degan gitu.
Kalau sudah berkumpul dengan teman apalagi sama perempuan tak ada lagi topik yang buntu tentangnya
Kalau saja sudah tengah malam, tak menghentikan kita mengobrolkannya
Kalau sudah hampir pagi bahkan suara kita mengalahkan kokok ayam dan deru alarm, tak gentar bahkan tak ada lelahnya kami bercerita
 Kalau sudah datang waktu makan, jangankan lapar haus saja kami tak merasakannya
Kalau sudah tiba waktu untuk istirahat, ah tak perlu istirahat. Masih ada waktu lain untuk melakukannya, saat ini aedang asik dengan obrolan kami.
Kalau sudah tiba untuk kita berpisah dan mengakhiri obrolan, mata kami saling berbinar dan lesh karena tak ingin mengakhiri semua ini.
Saling menatap satu sama lain, dan seraya mendoakan satu sama lakn tentang apa yg sudah kami bicarakan.
Semoga kita dipertemukan dengan pangeran idaman kita masing2. Pangeran yg akan membawa kita menuju kehidupan yg bahagia baik di dunia maupun di akhirat. Semoga kita segera dipertemukan dengan jodoh kita masing-masing di saat semua tepat. Dan.semoga kita sama-sama saling diberi kesabaran.dalam menantikan waktu itu tiba. 

sore-sore menyore

selamat sore.......
assalamualaykum wr.wb
tanpa disadari ni ya, aku terlampau jauh dari kata "normal" di dalam kehidupanku khususnya di blog ini. isinya semua galau, kalao engga pasti curhatan ga jelas. tapi, aku berpikir ulang mengapa salah? (siapa yang bilang salah?: batinku)
argh,,, jadi bingung
 udah ah, langsung ke topik utama aja deh. tujuan utama ngentri tuh apa se.....
well, dilihat dari judulnya udah keliatan kali ya mau apa? pasti ngegalau lagi! atau mau curhat lagi!
bosen,,,
eh, labil banget ni ati, kapan mau sampe ke intinya nyak?
sore yang mendung, gelap, agak dingin, ditemani nyamuk lobi asrama serambi melihat-lihat orang-orang sibuk dengan lepinya masing-masing(begitu pula aku) aku mengerjakan sesuatu yang tidak berarti "menulis di blog"
sudah selesai nyari bahan tugas, aku lenggangkan jemari ke tombol-tombol keyboard(cies.....)
akhir-akhir ini penat sama tugas kuliah yang sangat-sangat membosankan, tapi menantang dan asyik. mulai dari jadi MC di acara ngaji gedung, presentasi agama di kelas pas kuliah, nampilin drama sosiologi umum, presentasi pancasila yang ga jadi-jadi, dan proyek yang masih aja ada yaitu film sosum. ada pula kejadian yang mengagetkan yakni, kejadian alarm kebakaran di ccr hari senin lalu. sungguh hal konyol,..
bayangin hal yang telah terjadi, membayangkan reka ulangnya yang begitu singka. begitulah singkatnya hidup di dunia. seperti mengedipkan mata saja,,

thanks mom


bercerita tentang mama adalah hal yang membingungkan bagiku. karena aku tidak memiliki banyak pengetahuan tentang mama, bukan begitu maksudnya. awalnya aku menanggapi semua cerita dari teman-teman baru di asrama yang bercerita tentang keluarganya adalah yang biasa. namun, aku mulai menyadari begitu bahagianya mereka ketika aku melihat banyak hal yang terjadi. mulai dari perhatian dari orang tua yamg sering sekali menelepon anaknya di asrama, menjenguk di asrama, sampai mengantar makan anaknya di asrama. aku kesal juga iri, tapi tetap tidak peduli. kesal karena aku merasa bahwa anak mereka seperti anak yang tidak bisa hidup jauh dari orang tua mereka, manja, dan aleman, bendel, mendel, menyek-menyek, dan segala macem. irinya mengapa aku tidak seperti itu? namun pertanyaan itu segera ditampik dengan rasa tidak peduliku, aku sudah terbiasa dengan kondisi seperti ini. bukan kondisi dimana aku tidak mendapat perhatian lho, melainkan aku tidak peduli agar aku sadar bahwa aku berbeda dengan mereka. jelas saja, aku lebih pemberani dari mereka, lebih mandiri, kuat, tahan banting, mudah beradaptasi, dan tidak lemah.
aku mulai berpikir mengapa aku bisa seperti yang sekarang ini? di suatu saat ketika aku menelepon orang tua terutama mama, aku ceritakan semua kejadian yang aku lihat dengan maksud protes kepada mereka. namun, tanggapan yang selalu menyadarkan aku. mereka mempunyai cara tersendiri untuk menjadika aku seseorang yang kuat. thanks mom,,,, :*

kecewa

Malam makin larut, tapi situasi di tempat aku duduk masih diramaikan oleh penghuni asrama. Mereka sibuk dengan aktivitas mereka sendiri ada yang belajar kelompok, mengerjakan tugas, atau hanya sekedar refreshing seperti yang aku lakukan saat ini. kondisiku sudah agak membaik dari sebelumnya (tadi sore), di sudut lobi asrama yang remang-remang aku fokuskan mata ini untuk melihat tuts-tuts keyboard agar tidak banyak kata yang salah akibat salah pencet. membolak-balik kejadian yang telah aku alami tadi sore, aku sungguh tidak menyangka aku telah membahayakan diriku sendiri. logika dan otakku untuk pertama kalinya kalah dengan emosi. belum lagi aku tidak mempedulikan kesehatanku, untung saja aku hanya menghabiskan dua botol soda tidak terbayang jika aku melakukan hal lebih dari itu.
apapun yang telah terjadi tadi sungguh aku kecewa, tidak lagi aku kecewa dengan hal sebelumnya tapi kecewa dengan diriku sendiri. betapa lemah aku ini, hanya karena seperti itu aku kalah dan tumbang. sudahlah,

my world



Inilah caraku menikmati hidup. Entah dengan tertawa, menangis, tersenyum, kesal, atau bahkan merenung dan diam. Sekalipun itu harus melanggar aturan dan melakukan hal yang tidak wajar atau apapun itu. Aku tak peduli tanggapan orang lain, persetan dengan omongan mereka. Hanya diriku yang tahu bahagianya diriku. Begitulah aku atau hanya seperti itulah yang bisa membuat hidupku yang biasa menjadi luar biasa.

 apa yang dibanggakan dari orang pesakitan yg selalu mengemis kebahagiaan dari orang lain yang selalu mengkambinghitamkan orang lain atas ke...