saturday night,
mereka tertawa, bahkan berteriak
sedang aku terdiam, sebatas menatap
tak ada satu pun kata keluar
begitupun senyum yang disunggingkan
bingung...
mengapa begini, apa yang terjadi
aku baik-baik saja, keningku bersuhu normal
badanku pun sehat, tak ada luka maupun memar di tubuh ini
aku berpikir, terus mencoba mencari jawaban
akhirnya aku melangkah menjauh
lambat-lambat aku merasa jiwaku tumbuh
kakiku bergetar seperti baru bisa berjalan
aku bisa merasakan desir angin dan nyanyian alam
aku tersenyum, ku tatap sekitarku
tak ada orang, mereka semua hanyut dalam keramaian jauh disana
sejenak terpikir,
dan lalu aku mendengar bisikkan dari dalam hati
dia bersorak dan menjelaskan semua
semuanya secara runtut
dari a hingga z, dari 1 sampai 100
aku tahu jawabanya, aku mengerti dan aku menyetujuinya
aku baru sadar
jiwaku tak bersamaku tadi,
jiwa melayang membawa semua rasa
tapai ia kembali lagi saat aku dalam sendiri,
aku mulai menyadari apa yang diinginkanya
aku mulai memahami sifat-sifatnya