Senin, 10 Oktober 2022

sebenarnya ini apa?
apa yang sedang terjadi?

dia berhasil dalam hidupnya, dan aku akhirnya gagal.

dulu pernah aku bilang lima tahun nunggu? apakah sebentar lagi terjadi?

harapanku apa?
memang salah kalau aku ingin bertemu orang yang bisa aku jadikan rumah.
yang bisa melindungiku, membuatku tenang baik saat didalamnya atau saat di luar.
bisa jadi tempat istirahat.

tapi apa yang terjadi sekarang?
aku seperti kembali ke lingkungan asalku. tempat dimana aku seperti tidak ada, iya ada tapi tak ada.
tak pernah ditanya apakah kamu baik saja?
tak bisa mengeluh, karena apa? dan lagi aku tak penting (tak begitu penting) untuk didengar.

aku kembali jadi orang yang hanya bisa diam.
sedih? sudah tak usah ditanya lagi.

akhirnya aku kembali terpuruk.

Minggu, 09 Oktober 2022

 selalu dibentak, selalu dianggap tak penting, dan selalu tak didengar.


ternyata aku menjadi seseorang yang sama sekali tak aku suka, tak aku ingini. padahal dari awal aku bicara tak mau menjadi seperti ini. akhirnya aku seperti ini sekarang.


tak jadi prioritas, dan tak begitu penting. dicari dan diperlakukan baik saat ada yang diingini.


air mata pun sampai tak bisa lagi menetes, hati sudah terbiasa sakit pada akhirnya diam jadi pilihan yang harus dipilih. mau tak mau. kondisi melemahkanku atau aku yang pada akhirnya melemah.


benci dengan diri sendiri.

menjadi tak berdaya, menjadi sedih sudah tak bisa.


"ga penting!" dan lalu ditutup telfonnya.

(telfon berdering), lalu aku angkat "ya, hallo", kemudian ditutup

20 panggilan keluar, tak ada satupun yang diangkat

dan beribu kali aku chat, jawabnya tak ada yang relate


biarkan aku melakukan hal yang membuat aku tenang, dan itu dengan tidak menemuiku.


yang terpenting baginya aku sudah mengajakmu jalan-jalan, mengajakmu makan di luar.


selebihnya sudah cukup.

 apa yang dibanggakan dari orang pesakitan yg selalu mengemis kebahagiaan dari orang lain yang selalu mengkambinghitamkan orang lain atas ke...