Pagi,
Seperti biasa,
Matahari tetap muncul di ufuk timur,
Sedangkan ufuk barat sudah menunggu kepulangannya
Pagiku sekarang,
Terbiasa dari kebiasaan yang tak benar,
Dan nampak hati pun cukup menerima kondisi yang memang seharusnya terjadi,
Aku,
Setelah kalang-kabut dengan adaptasi yang ada,
Mulai terbiasa, dan aku bahagia
nyatanya, terbiasa di tempat yang salah adalah
seperti berkubang di lumpur hidup
Semakin berontak semakin terhisap masuk
Tapi, jika kita bisa tenang kita dapat melepaskan diri
Sekarang,
Aku mulai terbiasa,
Dan aku mencoba menjauh sedikit demi sedikit
Melakukan yang benar dari yang salah
Bukan secara langsung
Tapi bertahap,
Bukan langsung berlari,
Tapi berjalan pelan
Mulai dari hal yang salah mendasar,
Kemudian memperbaikinya,
Melakukan salah yang kecil,
Dan kemudian menghindarinya.
Aku siap, bismillah
Mencoba berubah menjadi yang lebih baik
Mengubur yang sudah berlalu
Memaafkan diri dan kondisi
Menerima diri dan berbenah diri ke arah yang lebih baik
Aku siap,
Aku mulai melangkah menjauhi yang salah
Seperti biasa,
Matahari tetap muncul di ufuk timur,
Sedangkan ufuk barat sudah menunggu kepulangannya
Pagiku sekarang,
Terbiasa dari kebiasaan yang tak benar,
Dan nampak hati pun cukup menerima kondisi yang memang seharusnya terjadi,
Aku,
Setelah kalang-kabut dengan adaptasi yang ada,
Mulai terbiasa, dan aku bahagia
nyatanya, terbiasa di tempat yang salah adalah
seperti berkubang di lumpur hidup
Semakin berontak semakin terhisap masuk
Tapi, jika kita bisa tenang kita dapat melepaskan diri
Sekarang,
Aku mulai terbiasa,
Dan aku mencoba menjauh sedikit demi sedikit
Melakukan yang benar dari yang salah
Bukan secara langsung
Tapi bertahap,
Bukan langsung berlari,
Tapi berjalan pelan
Mulai dari hal yang salah mendasar,
Kemudian memperbaikinya,
Melakukan salah yang kecil,
Dan kemudian menghindarinya.
Aku siap, bismillah
Mencoba berubah menjadi yang lebih baik
Mengubur yang sudah berlalu
Memaafkan diri dan kondisi
Menerima diri dan berbenah diri ke arah yang lebih baik
Aku siap,
Aku mulai melangkah menjauhi yang salah