bercerita tentang mama adalah hal yang membingungkan bagiku. karena aku tidak memiliki banyak pengetahuan tentang mama, bukan begitu maksudnya. awalnya aku menanggapi semua cerita dari teman-teman baru di asrama yang bercerita tentang keluarganya adalah yang biasa. namun, aku mulai menyadari begitu bahagianya mereka ketika aku melihat banyak hal yang terjadi. mulai dari perhatian dari orang tua yamg sering sekali menelepon anaknya di asrama, menjenguk di asrama, sampai mengantar makan anaknya di asrama. aku kesal juga iri, tapi tetap tidak peduli. kesal karena aku merasa bahwa anak mereka seperti anak yang tidak bisa hidup jauh dari orang tua mereka, manja, dan aleman, bendel, mendel, menyek-menyek, dan segala macem. irinya mengapa aku tidak seperti itu? namun pertanyaan itu segera ditampik dengan rasa tidak peduliku, aku sudah terbiasa dengan kondisi seperti ini. bukan kondisi dimana aku tidak mendapat perhatian lho, melainkan aku tidak peduli agar aku sadar bahwa aku berbeda dengan mereka. jelas saja, aku lebih pemberani dari mereka, lebih mandiri, kuat, tahan banting, mudah beradaptasi, dan tidak lemah.
aku mulai berpikir mengapa aku bisa seperti yang sekarang ini? di suatu saat ketika aku menelepon orang tua terutama mama, aku ceritakan semua kejadian yang aku lihat dengan maksud protes kepada mereka. namun, tanggapan yang selalu menyadarkan aku. mereka mempunyai cara tersendiri untuk menjadika aku seseorang yang kuat. thanks mom,,,, :*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
terimakasih