Malam makin larut, tapi situasi di tempat aku duduk masih diramaikan oleh penghuni asrama. Mereka sibuk dengan aktivitas mereka sendiri ada yang belajar kelompok, mengerjakan tugas, atau hanya sekedar refreshing seperti yang aku lakukan saat ini. kondisiku sudah agak membaik dari sebelumnya (tadi sore), di sudut lobi asrama yang remang-remang aku fokuskan mata ini untuk melihat tuts-tuts keyboard agar tidak banyak kata yang salah akibat salah pencet. membolak-balik kejadian yang telah aku alami tadi sore, aku sungguh tidak menyangka aku telah membahayakan diriku sendiri. logika dan otakku untuk pertama kalinya kalah dengan emosi. belum lagi aku tidak mempedulikan kesehatanku, untung saja aku hanya menghabiskan dua botol soda tidak terbayang jika aku melakukan hal lebih dari itu.
apapun yang telah terjadi tadi sungguh aku kecewa, tidak lagi aku kecewa dengan hal sebelumnya tapi kecewa dengan diriku sendiri. betapa lemah aku ini, hanya karena seperti itu aku kalah dan tumbang. sudahlah,
apapun yang telah terjadi tadi sungguh aku kecewa, tidak lagi aku kecewa dengan hal sebelumnya tapi kecewa dengan diriku sendiri. betapa lemah aku ini, hanya karena seperti itu aku kalah dan tumbang. sudahlah,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
terimakasih