selalu dibentak, selalu dianggap tak penting, dan selalu tak didengar.
ternyata aku menjadi seseorang yang sama sekali tak aku suka, tak aku ingini. padahal dari awal aku bicara tak mau menjadi seperti ini. akhirnya aku seperti ini sekarang.
tak jadi prioritas, dan tak begitu penting. dicari dan diperlakukan baik saat ada yang diingini.
air mata pun sampai tak bisa lagi menetes, hati sudah terbiasa sakit pada akhirnya diam jadi pilihan yang harus dipilih. mau tak mau. kondisi melemahkanku atau aku yang pada akhirnya melemah.
benci dengan diri sendiri.
menjadi tak berdaya, menjadi sedih sudah tak bisa.
"ga penting!" dan lalu ditutup telfonnya.
(telfon berdering), lalu aku angkat "ya, hallo", kemudian ditutup
20 panggilan keluar, tak ada satupun yang diangkat
dan beribu kali aku chat, jawabnya tak ada yang relate
biarkan aku melakukan hal yang membuat aku tenang, dan itu dengan tidak menemuiku.
yang terpenting baginya aku sudah mengajakmu jalan-jalan, mengajakmu makan di luar.
selebihnya sudah cukup.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
terimakasih