Rabu, 09 Maret 2022

 sudah  lima hari semenjak aku bertemu lagi dengannya. setelah sembilan hari saya ditinggal dan tidak ada komunikasi.

aku memilih diam dan melakukan apa yang dia mau.

hati rasa berat, tersenyum atau tertawapun saya merasa sulit untuknya.

karena untuk kesekian kali saya dibuat kecewa olehnya.


aku benar-benar merasa tak lebih dari setitik apapun itu yang benar-benar tidak berharga. aku dibuatnya sadar bahwa tidak ada kata sayang darinya. dan benar hanya karena sesuatu yang tak pantas disebutkan.

aku menjadi benar-benar jengah dengan apa yang terjadi.

aku sudah benar-benar merasa tidak ada lagi harapan yang bisa saya buat.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

terimakasih

 apa yang dibanggakan dari orang pesakitan yg selalu mengemis kebahagiaan dari orang lain yang selalu mengkambinghitamkan orang lain atas ke...