Malam,
Kepada
Para Hati yang letih
Bintang yang berpendar
Bulan yang berbinar
Kepada para asa yang mulai susut
Angin malam ini begitu dingin
Gelap pun begitu erat memeluk
di tengah ruang seorang gadis masih saja memenenangkan diri
mencoba berpikir semua masih akan baik-baik saja
meski jalannya remang
menerka? tidak! Ia linglung akan jalan yang sedang dia lalui
tidak ada keyakinan
hanya usaha agar hati dan perasaannya tenang
setidaknya menjaga agar semua tampak baik
demi dirinya
untuk apa?
supaya semua terlihat normal dan seperti orang lain
mencoba meyakinkan bahwa yang dilihat orang adalah sebuah hal yang baik
entah yang sebenarnya
gadis itu benar-benar tidak tahu apa yang telah, sedang, dan akan terjadi
gadis itu tak tegas,
bingung
entah percaya mana yang dia pegang
setidaknya sementara saja tenang,
berharap dan mencoba untuk menguatkan diri
bertahan agar ada yang akan menyelamatkannya
padahal tidak lain adalah dirinya sendiri
apakah salah untuk berharap?
setidaknya agar dia tak seremang ini di dalam sebuah kebimbangan
meskipun memang harus dia sendiri yang mencari jalan keluar
tapi, salahkah untuk perlu bantuan?
bukankah itu bisa saja?
biarkan mengharapkan sebuah dongeng menjadi kenyataan?
tidak ada hal yang tidak mungkin, bukan?
maka begitulah tujuan dongeng diperdengarkan
apakah hanya sekedar untuk menjadi penghibur
Terlalu lucu,
untuk sebuah peluang,
maka bisa jadi. meski jarang
biarkan gadis itu dalam harap yang bisa membuat ia tetap hidup.
Malam,
peluk erat gadis itu,
jauhkan dari putusnya asa,
hapus letih hatinya, bawalah bersama angin segarmu
biarkan bintang dan bulan bersamanya
peluk erat ia dalam mimpi yang indah
usirlah harap yang tak bernilai bersama pekatnya malam
dan ijinkan ia bersahabat dengan esok hari
sampai akhirnya kembali bertemu denganmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
terimakasih