Sabtu, 27 Januari 2018

Andai

Andai saja dulu aku bisa mengatakannya dengan lantang, atau andai saja aku bertemu dengan seseorang yg bisa membawaku pergi jauh. Mungkin aku tidak seperti saat ini, menyesal dan menyesali.
Andai saja aku dulu lebih tegas, mengatakan sakit dan berteriak. Mungkin akhirnya tidak seperti ini, lemah dan ingin berontak tapi tak berdaya. Mencoba kuat tapi sungguhnya rapuh. Andai dulu aku berani mengambil keputusan untuk berontak, pasti tidak seperti sekarang tidak merasa luas dan selalu mencari hal yang tak pasti. Andai dulu aku benar-benar mengatakan sakit dan ingin berhenti, maka semua pasti jelas tidak seperti sekarang justru semakin sakit. Karena andai itu terlambat datang.
Dan hanya ada satu andai yg masih bisa diraih, andai hidup seperti di tengah lautan pasti akan damai dan tenang. Jauh dari kata-kata manusia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

terimakasih

 apa yang dibanggakan dari orang pesakitan yg selalu mengemis kebahagiaan dari orang lain yang selalu mengkambinghitamkan orang lain atas ke...